"Pekerjaan Hotmix Desa yang kurang pengawasan , bikin masalah yang tertunda."

Agus Sulanto
0
Metroaktual News com 
Sumedang, Ini terjadi bukan semata mata ingin pekerjaan cepat selesai namun akan menimbulkan permasalahan yang tertunda, walau dengan alasan pemerataan pembangunan infra struktur Desa, namun  kenyataanya banyak hal yang janggal, dari mulai ketebalan, kwalitas hotmix yang asal asalan, sampai papan informasi yang tidak dipasang, padahal anggaran tersebut dari sumber dana DD tahap 1 tahun 2025.

Hal tersebut bermunculan informasi yang patut diselidiki lebih seksama dan lebih dalam lagi, dengan  adanya prosentase yang keluar dari program tersebut dari 10% hingga 15 % dari pagu anggaran kegiatan hotmix  yang ada di Desa masing masing.??

Sehingga perlu adanya tim audit yang mendalam, padahal jelas hal tersebut perlu dikaji lebih jauh, jangan asal asalan, demi mendapat keuntungan semata.

Bahkan diduga terjadi kerja sama antara pihak ketiga dengan pendamping demi mewujudkan keuntungan yang dibagi dengan pihak Desa yang ujung nya pekerjaan kurang maksimal, termasuk pihak pihak terkait sepertinya acuh beibeuh Karena akhirnya mereka juga kebagian.

Seperti  yang terjadi di beberapa Desa ,setelah pekerjaan selesai, bermunculan permasalahan yang muncul, bahkan sampai mencuat ke pemberitaan, sehingga hal ini perlu menjadi pertanyaan, apakah benar ada ketidak beresan dalam kegiatan tersebut ? Dari mulai suhu panas hotmix tersebut, kwalitas hotmix yang gosong, dan kwalitas hotmix yang tidak sesuai standar, Sering kita temui jalan pecah rambut ,asphalt yang terkelupas, serta pengaspalan yang tidak rapih bergelombang karna di duga ada pengurangan saat pengerjaan.

Nah ini yang perlu kita  telusuri lebih jauh.ungkap salah satu pemerhati pembangunan Desa ,"Bang Wem ", kepada awak media (2 April 2025).

 ( Edy ms).
Tags

Posting Komentar

0Komentar

Posting Komentar (0)